Antara Perintah dan Hati Nurani

Belakangan ini aksi demo sebagai bentuk protes atas rencana kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM sangat ramai diberitakan, seiring dengan itu tentunya mahasiswa adalah yang paling sering di bicarakan. Menjadi sesuatu yang tak terpisahkan ketika kita menyebut unjuk rasa mahasiswa pasti ada yang namanya Aparat kemanan (TNI/Polri). Ibarat pertandingan sepakbola, Mahasiswa vs Aparat Keamanan seolah merupakan musuh bebuyutan sejak dulu sampai sekarang. Teringat akan kisah lama tentang kasus-kasus penganiayaan, penembakan, penculikan, terror, intimidasi, serta berbagai pelanggaran HAM yang dilakukan tentara dan polisi ketika itu masih dalam naungan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) di zaman orde baru.

Di era Reformasi saat ini, peristiwa seperti itu tidak dapat terelakkan. Bentrok berdarah mewarnai sebagian besar berita laporan unjuk rasa Mahasiswa dari berbagai daerah. Pihak aparat keamanan tidak segan segan melakukan aksi kekerasan kepada sesama anak bangsa yang sedang berteriak menjerit menyuarakan nasib mereka.

Berawal dari kiriman Blackberry Mesenger seorang teman, saya tertarik menulis tentang hal ini.

Jika diberi kesempatan untuk menjawab jujur kepada prajurit prajurit TNI/Polri, mereka pasti akan mengatakan “TIDAK” ketika ditanya apakah setuju dengan kenaikan BBM. Jawaban itu bisa dipastikan karena tanpa kenaikan BBM pun para prajurit bersama keluarganya tidak jauh dari hutang kiri kanan karena gaji yang tidak cukup menghidupi keluarga.

Karena yang jelas ketika Rencana kenaikan Harga BBM ini benar-benar terjadi maka akan membawa dampak besar yang mempengaruhi hampir setiap sektor kehidupan. Diantaranya harga bahan pokok yang -pasti- akan ikut naik, biaya transportasi, dan masih banyak lagi.

Lalu kenapa mereka berhadapan dengan Demonstran yang sedang berjuang menyelamatkan keluarga prajurit bahkan sekolah anak-anak mereka ?. Tentu jawabannya adalah “INI PERINTAH”. Perintah siapa ? perintah pengusaha minyak atau perintah sapta marga untuk melindungi negara dan rakyat ??

Mari jawab dengan hati nurani bukan dengan seragam

Stop Kekerasan dan Intimidasi… Hidup Mahasiswa !!!

(Liberty M.Rumagit/berbagai sumber)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s