Belanja di Jerman (2) Pasar Tradisional

Pasar tradisional selama ini kebanyakan terkesan kumuh, kotor, semrawut, bau dan banyak lagi stigma buruk yang membuat masyarakat mulai meninggalkan pilihan berbelanja di tempat ini dan beralih ke supermarket.

Tetapi tidak demikian di Jerman. Meskipun negara ini dikenal sangat maju dan modern, namun budaya pasar tradisional masih tetap terjaga di kalangan masyarakat. Dibalik semakin menjamurnya supermarket dan pusat-pusat perbelanjaan, namun pasar tradisional tidak kalah dalam menarik minat masyarakat Jerman untuk datang berbelanja.

Memang tidak seperti di Indonesia yang dibuka setiap hari, pasar tradisional di Jerman hanya diadakan pada moment-moment tertentu. Misalnya Wochenmark (Pasar mingguan) yang biasanya dibuka hanya di akhir pekan, Monatsmarkt (Pasar bulanan) dibuka sekali dalam sebulan, Weihnachtmarkt (Pasar Natal), dan yang sedang trend saat ini yaitu Flohmarkt (Pasar loak).

Pada umumnya pasar tradisional mingguan dan bulanan di Jerman tidak menjual semua jenis kebutuhan secara serentak, melainkan sesuai dengan tema pasar saat itu. Contohnya seperti Fischmarkt (Pasar ikan) yang terkenal di Negara bagian Hamburg dan Jerman bagian utara lainnya. Käsemarkt (Pasar keju), Obstmarkt (Pasar buah), Gemüsemarkt (Pasar sayuran), dll.

Beda lagi dengan Weihnachtmarkt atau pasar Natal. Di Jerman, Natal merupakan satu perayaan besar, dan euphoria menyambut Natal biasanya sudah terasa sejak minggu Adven, yaitu empat minggu sebelum Natal. Di pasar Natal kita bisa menemukan berbagai macam stand yang menjajakan segala macam pernak pernik khas Natal, mainan anak-anak, dan barang-barang menarik lainnya. Tentu saja pohon natal dengan segala hiasannya semakin meramaikan pasar tradisional ini.

Bagaimana dengan pasar loak ? ya, Flohmarkt atau juga disebut Trödelmarkt adalah pasar loak di Jerman yang khusus menjual barang barang bekas seperti baju, jaket, sepatu, buku, peralatan rumah tangga, dan juga barang barang antik yang mungkin tidak bisa ditemukan di tempat lain. Pasar loak ini sendiri hanya diadakan pada waktu-waktu tertentu, dan stand stand yang menjajakan dagangan adalah milik pribadi.

Seperti pasar tradisional pada umumnya, jangan ragu untuk tawar menawar dengan penjual hingga mendapatkan harga yang pas. Meskipun barang-barang yang dijual adalah barang bekas, namun kondisi dan kualitasnya tidak diragukan. Seru kan ?, bahkan jika anda memiliki barang antik dan ingin menjualnya di Flohmarkt kenapa tidak. Silahkan mencoba.

Pasar tradisional di Jerman

Fischmarkt (Pasar ikan)

Pasar tradisional di Jerman

Obstmarkt (Pasar buah)

Pasar tradisional di Jerman

Gemüsemarkt (Pasar sayur)

Pasar tradisional di Jerman

Käsemarkt (Pasar keju)

Gemüsemarkt

Weihnachtmarkt (Pasar natal)

Pasar tradisional di Jerman

Weihnachtmarkt (Pasar natal)

Pasar tradisional di Jerman

Flohmarkt (Pasar loak)

Pasar tradisional di Jerman

Flohmarkt (Pasar loak)

Pasar tradisional di Jerman

Flohmarkt (Pasar loak)

Artikel yang terkait : Belanja di Jerman (1) Supermarket

Advertisements

2 thoughts on “Belanja di Jerman (2) Pasar Tradisional

  1. Pingback: Belanja di Jerman (1) Supermarket | Memorabilia

  2. Pingback: Pasar Tradisional – Shiq4.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s