DSH (Deutsche Sprachprüfung für den Hochschulzugang)

Moin moin,. Akhirnya bisa menulis lagi di blog ini setelah sebulan penuh melaksanakan wajib militer Vorbereitungkurs untuk persiapan ujian DSH di Leibniz Universität Hannover. Tentang suka duka mengikuti kursus ini nanti akan diceritakan pada postingan selanjutnya, kali ini saya akan membahas apa, bagaimana, seberapa penting dan seberapa susah ujian DSH itu.

DSH adalah singkatan dari “Deutsche Sprachprüfung für den Hochschulzugang ausländischer Studienbewerber” atau dalam bahasa Indonesia kira-kira artinya “Ujian bahasa Jerman untuk masuk perguruan tinggi bagi pelamar (calon mahasiswa) asing”. Dari namanya mungkin teman-teman sudah bisa mendapat gambaran tentang ujian ini. Ya, ujian DSH wajib diikuti oleh calon pelamar dari luar Jerman yang ingin melanjutkan studi S-2 disini. Tanpa mengantongi sertifikat DSH kita tidak bisa melanjutkan kuliah di Jerman, maka dari itu sangat penting untuk mempersiapkan diri mengikuti ujian ini.

Hasil akhir dibagi menjadi 3 tingkatan yaitu DSH-1, DSH-2, DSH-3, atau Tidak Lulus. Saat ini hampir semua Universitas dan Fachhochschule mensyaratkan minimal DSH-2 bahkan untuk bidang kedokteran/kesehatan di beberapa Universitas mensyaratkan miminal DSH-3 bagi pelamar asing. Penentuan tingkatan yang diperoleh adalah berdasarkan persentasi dari total point, yaitu sebagai berikut: DSH-1 (minimal 57%), DSH-2 (minimal 67%), DSH-3 (minimal 82%).

Adapun materi yang diujikan yaitu secara tertulis : Verstehen und Verarbeiten eines Hörtextes (Hörverstehen), Leseverstehen und wissenschaftssprachliche Strukturen, dan Vorgabenorientierte Textproduktion; kemudian secara lisan atau ujian wawancara (Mündliche Prüfung). Lebih lengkapnya baca di postingan : Intip model ujian dan contoh soal DSH. Menurut saya pribadi yang paling sulit adalah Hörverstehen dan yang relative paling mudah adalah Textproduktion.

Untuk ujian tertulis total point maksimal yaitu 700 point yang bisa didapat dari Hörverstehen (maksimal 200 point), Leseverstehen (maksimal 200 point), Textproduktion (maksimal 200 point) dan Wissenschaftssprachliche Strukturen (maksimal 100 point). Adapun point yang diperlukan untuk masing-masing tingkatan adalah sebagai berikut : DSH-1 (minimal 399 point), DSH-2 (minimal 469 point), DSH-3 (minimal 574 point) dan dibawah 399 point dinyatakan tidak lulus.

Setelah peserta dinyatakan lulus ujian tertulis, maka tahapan selanjutnya adalah ujian lisan atau ujian wawancara (Mündliche Prüfung). Ujian ini dilakukan secara terpisah, biasanya beberapa hari setelah ujian tertulis dan langsung berhadapan dengan si penguji. Total point maksimal yang bisa diperoleh yaitu 100 point. Keputusan menyangkut hasil ini sepenuhnya tergantung si penguji apakah DSH-1,2,3 atau tidak lulus.

Penting diketahui bahwa hasil dari ujian tertulis dan ujian lisan tidak terakumulasi. Hasil akhir diambil dari tingkatan terendah diantara keduanya. Ini artinya jika peserta menginginkan hasil DSH-2, yang bersangkutan harus memperoleh minimal DSH-2 untuk ujian tertulis dan minimal DSH-2 untuk ujian lisan. Contoh lain misalnya seseorang memperoleh DSH-3 untuk ujian tertulis dan DSH-1 untuk ujian lisan, maka hasil akhirnya adalah DSH-1. Agar lebih jelas silahkan lihat tabel dibawah ini :

Ujian Tertulis Ujian Lisan Hasil Akhir
DSH-1 DSH-1 DSH-1
DSH-1 DSH-2 DSH-1
DSH-1 DSH-3 DSH-1
DSH-2 DSH-1 DSH-1
DSH-2 DSH-2 DSH-2
DSH-2 DSH-3 DSH-2
DSH-3 DSH-1 DSH-1
DSH-3 DSH-2 DSH-2
DSH-3 DSH-3 DSH-3

Berbeda dengan ujian bahasa Jerman seperti TesDaF yang dilaksanakan oleh TestDaF-Institut serta ujian bahasa oleh Goethe Institut yang berlaku sama untuk seluruh daerah di Jerman, ujian DSH ini dilaksanakan oleh Universitas maupun Fachhochschule yang berbeda-beda di setiap daerah dan bisa jadi berbeda juga mekanisme serta tingkat kesulitannya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa di beberapa Universitas ujiannya tidak terlalu sulit banding Universitas yang lain.

Kebetulan ujian DSH di Leibniz Universität Hannover terkenal dengan tingkat kesulitannya yang tinggi. Di akhir tulisan ini silahkan teman-teman lihat statistik jumlah peserta ujian DSH dan tingkat kelulusan di Leibniz Universität Hannover dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Tabel ini saya ambil dari Website FSZ (Fachsprachenzentrum) Leibniz Universität Hannover.

DSH Prüfung

DSH Prüfung 23.02.2013

DSH Prüfung

DSH Prüfung 20.04.2013

DSH Prüfung

DSH Prüfung 22.06.2013

DSH Prüfung

DSH Prüfung 24.08.2013

DSH Prüfung

DSH Prüfung 30.09.2013

DSH Prüfung

DSH Prüfung 23.11.2013

DSH Prüfung

DSH Prüfung 22.02.2014

DSH Prüfung

DSH Prüfung 26.04.2014

DSH Prüfung

DSH Prüfung 14.06.2014

DSH Prüfung

DSH Prüfung 23.08.2014

DSH Prüfung

DSH Prüfung 15.11.2014

Advertisements

5 thoughts on “DSH (Deutsche Sprachprüfung für den Hochschulzugang)

  1. Pingback: Intip model ujian dan contoh soal DSH | Memorabilia

  2. Pingback: DSH-Vorbereitungkurs (Kursus persiapan ujian DSH) | Memorabilia

  3. Pingback: Yang tersisa dari kelas Kursus Bahasa : Stereotype, miniatur PBB, dan serba-serbinya | Memorabilia

  4. Pingback: Aupair = Anugerah | Memorabilia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s