Putar Film dan Diskusi dengan Produser : Lola Amaria

Setelah sukses mewakili Indonesia di ajang “Expert Film Maker” Berlinale 2015 sejak tanggal 3-15 Februari atas undangan Kementrian luar negeri Jerman, sineas muda Lola Amaria menyempatkan diri untuk hadir dan berbagi ilmu dengan kami komunitas masyarakat Indonesia di kota Hannover melalui pemutaran film INERIE.

Bertempat di Leibniz Universität Hannover, Kamis (19/02) pemutaran film ini banyak menarik perhatian mahasiswa, dosen, bahkan para aktivis yang berasal dari kota Hannover, Braunschweig, dan sekitarnya untuk ikut menyaksikan bahkan memberikan sumbangan-sumbangan pemikiran untuk perbaikan kesehatan di tanah air.

Dalam diskusi yang juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah Indonesia setempat (KJRI Hamburg), berhasil disimpulkan bahwa distribusi tenaga medis dan fasilitas layanan kesehatan di Indonesia masih kurang merata. Permasalahan di Tololela, Nusa Tenggara Timur, hanyalah pucuk dari gunung es yang harus dibongkar di Indonesia.

BUGI dan Lola Amaria

Pemutaran film INERIE dan diskusi mengenai kematian ibu dan anak di Indonesia

Salah satu hal yang menarik yaitu kapasitas Lola Amaria selaku produser dari Film Edukasi ini sehingga dalam diskusi banyak informasi yang dibagikan menyangkut kondisi kesehatan ibu dan anak yang erat kaitannya dengan kematian ibu saat melahirkan di daerah Nusa Tenggara Timur sebagaimana pengalaman yang dirasakan Lola Amaria saat turun langsung ke lingkungan masyarakat disana.

Ya, seperti yang kita tahu bersama bahwa Lola Amaria (lahir di Jakarta 30 Juli 1977) adalah seorang pemain sinetron, bintang film, produser serta sutradara yang sukses di Indonesia. Secara pribadi, sutradara film ‘Negeri Tanpa Telinga’ itu juga mengungkapkan kebahagiaannya usai sukses memutar ‘Inerie’ di Jerman. Ia juga merasa sangat bangga karena film garapannya kali ini bisa dijadikan kajian untuk pendidikan bagi negara lain.

Tim BUGI bersama Lola Amaria

Tim BUGI bersama Lola Amaria

Foto bersama para undangan bersama Lola Amaria

Foto para undangan bersama Lola Amaria

Adapun acara ini diselenggarakan oleh BUGI e.V. (Bildung und Gesundheit für Indonesien) bekerjasama dengan Kirchliche Entwicklungsdienst (KED), lembaga yang bergerak dalam bidang sosial politik dan Watch Indonesia e.V., organisasi masyarakat di Berlin yang menyuarakan isu hak asasi manusia, demokrasi, dan lingkungan hidup di Indonesia.

(libertymr.com)

Terima kasih mbak Lola Amaria sudah memenuhi undangan kami, BUGI e.V.

video : Euginia Putri Stederi

Advertisements

19 thoughts on “Putar Film dan Diskusi dengan Produser : Lola Amaria

  1. sampe aku telusuri ternyata salah itu tanggal lahir abangda, kahahahah 1977 ituuuuu bulannya juga bedaaaaaa, hadeh hampir aku menghardik diri sendiri, karena keterbatasan karya

  2. Pingback: BUGI : Dari Jerman untuk Pendidikan dan Kesehatan di Indonesia | Memorabilia

  3. Pingback: Nontong bareng film “Die Before Blossom” dan diskusi bersama Ariani Djalal | Memorabilia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s