CeBIT Hannover 2015 & Gairah Perusahan IT Indonesia

Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari Minggu 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication).

CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy”, sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.

Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up.

Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX.

Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran.

Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari senin 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication). CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy” , sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.  Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up. Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX. Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran. Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

Stand Indonesia di CeBIT 2015 Hannover

Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Bertempat di Halle 6 K-50, stand dengan nuansa merah-putih sangat menarik perhatian siapapun yang berkunjung di tempat ini.

Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

ABYOR EUROPE BV Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari senin 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication). CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy” , sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi. Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up. Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX. Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran. Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

Latif Gau (Mr.) | Managing Director | latif.gau@abyor.eu | High Tech Campus 9, 5656 AE Eindhoven, The Netherlands | Tel. +31 40 851 75 95 | http://www.abyor.com

BANDUNG TECHNO PARK Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari senin 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication). CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy” , sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.  Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up. Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX. Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran. Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

Mr. Kiki Sudiana | Kawasan Pendidikan Telkom, Gedung Bandung Techno Park Jl. Telekomunikasi No. 1, Terusan Buah Batu, Dayeuhkolot, Bandung, Jawa Barat, Indonesia 40257 | Tel. +622288884200 | Fax. +622288884199 | +62 (0) 811 210-1700.

BATAVIASOFT, PT Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari senin 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication). CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy” , sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.  Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up. Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX. Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran. Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

Agung Pranomo (Mr.) | agung.pranomo@batafiasoft.com | Jl. Prapanca Raya 12, Kebayoran Baru, Jakarta 12160, Indonesia.

Fajar Ramadhany (Mr.) | fajar.ramadhany@bataviasoft.com | Westergracht 20 / K.130 2014XA Haarlem, The Netherlands.

DUA EMPAT TUJUH, PT Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari senin 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication). CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy” , sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.  Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up. Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX. Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran. Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

Segitiga Emas Business Park Jl. Prof. Dr. Satrio KAV. 6, Jakarta Selatan 12940, Indonesia | Tel. +62 21 57951132 | Fax. +62 21 57951128 | Mobile +62 813 1774-7495 | Web. http://www.solusi247.com ; http://www.idbigdata.com | contact : Ms. Huda Nurul Laily | E-Mail: hn.laily@solusi247.com | Mr. Fajar Adi | E-Mail: fajar.adi@solusi247.com

FUSI GLOBAL TEKNOLOGI, PT Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari senin 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication). CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy” , sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.  Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up. Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX. Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran. Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

Jl. PHH. Mustopa No. 24, Bandung, Jawa Barat 40124 | http://www.fusi.co.id | Telp. +62-22-9263-0695 | Mobile +62-856-4028-0578 | Contact: Husnan Achmad Samhany | E-Mail: husnan.achmad@fusi.co.id

GULFWARE INTERNATIONAL TECHNOLOGIES, LLC Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari senin 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication). CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy” , sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.  Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up. Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX. Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran. Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

401, Al Zarouni Business Center, Al Barsha First, Sheik Zayed Road, Dubai, United Arab Emirates | P.O. Box 122978 | Phone +971 4 709 4191 | Fax. +971 4 709 4192 | Web. http://www.gulfware.com | Email: Contact@gulfware.com | Contact: Mr. Judhi Prasetyo

INDOGUARDIKA CIPTA KREASI, PT Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari senin 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication). CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy” , sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.  Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up. Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX. Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran. Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

Alamanda Tower Level 21 Unit E, Jl. Tb. Simatupang Kav. 23-24, Jakarta Selatan 12340 | Tel. (021) 2966-0425 / 2966-0426 | Web. http://www.indoguard.co.id | Email: info@indoguard.co.id | Contact: Mr. Dahniar Wisnu Paramita (Sales & Marketing Director) | Mobile +62 (0) 81281057907

MICROELECTRONICS CENTER OF ITB Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari senin 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication). CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy” , sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.  Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up. Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX. Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran. Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

Gedung Achmad Bakrie, Lt. 3, Jl. Ganesha No. 10, Bandung 40132, Jawa Barat | Web. http://www.stei.itb.ac.id

ZENIUS EDUCATION, PT Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari senin 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication). CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy” , sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.  Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up. Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX. Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran. Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

Jl. KH Abdullah Syafi’ie No. 20, Tebet, Jakarta, Indonesia 12890 | Phone +62-21-8318461 | Web. http://www.zeniusmultimedia.com | Email: cs@zeniuseducation.com | Contact: Faisal Aslim (Strategic Solutions Manager) | Email: faisal.aslim@zeniuseducation.com | Mobile +62 (0) 821 1076-4849

SANGKURIANG INTERNATIONAL, PT Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari senin 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication). CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy” , sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.  Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up. Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX. Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran. Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

Riza Ramadan (Chief Operation Officer) | Email: riza.ramadan@sangkuriang.co.id | Mobile +62 (0) 811 8711-411 | Jl. Sampurna No. 9, Cipaganti, Bandung 40161, Jawa Barat | Web. http://www.sangkuriang.co.id | Sales & Marketing Officer: Jl. Tebet Timur Dalam IV/42, Jakarta Selatan, Indonesia 12820

SUITMEDIA (KREASI ONLINE INDONESIA, PT) Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari senin 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication). CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy” , sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.  Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up. Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX. Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran. Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

Jl. Pejaten Barat II No. 3A, Jakarta, Indonesia 12510 | Phone +62-21-719-6877 | Web. http://www.suitmedia.com | Email: contact@suitmedia.com | Contact: Anggriawan Sugianto (Chief Technology Officer) | Email: anggriawan@suitmedia.com | Mobile +62 (0) 856 225-5837

QWORDS COMPANY INTERNATIONAL, PT Hannover semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota Expo setelah hari senin 15 Maret kemarin Bundeskanslerin Angela Merkel membuka secara resmi event CeBIT yang adalah singkatan dari Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation (Bahasa Inggris : Center for Office Automation, Information Technology and Telecommunication). CeBIT merupakan event internasional terbesar di dunia dalam bidang Informasi dan Telekomunikasi dan sudah menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG di Hannover. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “d!conomy” , sebuah kata baru yang berasal dari Digital dan Ekonomi dimana secara umum menggambarkan perubahan yang cepat dan dinamis dalam ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.  Hal ini dalam upaya Pemerintah Jerman mendorong tumbuhnya budaya inovasi di dalam sektor industri Jerman diwarnai dengan tumbuh suburnya perusahaan baru yang disebut sebagai Start-up. Dengan luas arena pameran yang mencapai 450 ribu meter persegi dan jumlah pengunjung yang hampir mendekati 900 ribu orang, CeBIT lebih besar dari segi luas arena dan jumlah pengunjung dibandingkan dengan pameran sejenis di Asia, COMPUTEX dan di Amerika Serikat, COMDEX. Negara yang menjadi rekanan CeBIT tahun ini adalah Tiongkok yang diwakili tidak kurang dari 600 peserta di dalam arena pameran dengan luas total mencapai 13 ribu meter persegi. Sejumlah pemain besar seperti ZTE, Huawei, dan Alibaba juga turut berpameran. Sebagai negara yang di gadang-gadang menjadi pusat perdagangan masa depan di Asia Tenggara, Indonesia juga turut mengambil bagian dalam Messe tahun ini dengan perwakilan perusahan-perusahan terkemuka yang bergerak dalam bidang Informasi dan Teknologi. Berikut ini daftar perusahan IT yang mengharumkan nama Indonesia di CeBIT 2015 Hannover.

Cyber Building 1, 3rd Fl., Jl. Kuningan Barat No. 8, Jakarta 12710 | Web. http://www.Qwords.co.id

(ppihannover.org/liberty)
Advertisements

One thought on “CeBIT Hannover 2015 & Gairah Perusahan IT Indonesia

  1. Pingback: Kein Englisch, bitte! | Memorabilia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s