World Expo Milan 2015 part 2 : negara-negara benua Eropa

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika).

2. Pavilion negara-negara benua Eropa

Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion.

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Irlandia

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Republik Ceko

Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, Moldova dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing.

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Lithuania

World Expo Milan 2015 (5)

Pavilion Belarusia

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika).  Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion.  Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing.  Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya.  Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda.  Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D  Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Polandia

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Vatikan

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Swiss

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika).  Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion.  Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing.  Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya.  Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda.  Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D  Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Turkey

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika).  Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion.  Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing.  Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya.  Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda.  Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D  Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Austria

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Monaco

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika).  Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion.  Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing.  Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya.  Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda.  Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D  Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Slovakia

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika).  Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion.  Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing.  Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya.  Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda.  Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D  Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Estonia

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika).  Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion.  Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing.  Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya.  Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda.  Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D  Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Slovenia

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika).  Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion.  Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing.  Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya.  Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda.  Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D  Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Romania

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Moldova

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Hungaria

Bagaimana dengan pavilion WEM 2015 negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya.

Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda.

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Jerman

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Jerman

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Bagian dalam pavilion Jerman

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Anjungan di lantai paling atas pavilion Jerman

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Rusia

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Belanda

Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya, hehe.

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Perancis

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Inggris

Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Spanyol

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pohon kehidupan (tree of life) menjadi bagian dari Pavilion Italy

Postingan ini adalah lanjutan dari cerita kunjungan kami ke pameran dunia di Milan Italy (WEM 2015 part 1 : negara-negara benua Amerika). Seperti yang sudah diprediksi, negara-negara di benua biru akan menampilkan kecanggihan teknologi dan industri yang mereka punya dalam menghasilkan bahan-bahan makanan. Diawali dengan Pavilion Irlandia yang minimalis bertingkat berisi miniatur proses pengolahan hasil pertanian dan kuliner yang mereka punya, diikuti Republik Cheko yang ramai dengan pengunjung yang memanfaatkan kolam renang gratis di depan Pavilion. Tidak ketinggalan negara-negara Eropa lainnya seperti Lithuania, Belarusia, Polandia, Vatikan, Swiss, Turkey, Austria, Monaco, Slovakia, Estonia, Slovenia, Romania, dan Hungaria bersaing menampilkan keunikan dan daya tarik kuliner masing-masing. Bagaimana dengan negara-negara maju Eropa seperti Jerman, Rusia, Perancis, Inggris, Belanda, Spanyol, dan tuan rumah Italy ? Berikut ini penampakannya. Pavilion Jerman tampil dengan gaya Futuristik, mengajak pengunjung menyaksikan sumber daya alam melalui pertanian dan keindahan pariwisata masing-masing negara bagian di Jerman. Paviliun Rusia tampil dengan megah lewat bangunan cermin yang menjulang tinggi, berbeda dengan Pavilion Belanda yang dibuat menyerupai suasana festival dengan berbagai macam konter penjualan makanan khas Belanda. Pavilion Prancis dibuat bernuansa alami, dimana terdapat kebun jangung sebagai pintu masuk menuju bangunan tinggi berdinding kayu yang tidak jauh berbeda dengan Pavilion Inggris. Dibuat serupa taman dengan jalan yang berliku-liku hingga sampai ke bangunan utama. Makanan di Pavilion Inggris ini yang katanya enak-enak dan murah. Tapi saya sendiri tidak sempat mencobanya :D Didepan Pavilion Spanyol terdapat layar raksasa berbentuk koper yang mengisyaratkan negara ini sebagai pusat tujuan liburan di wilayah eropa. Bagaimana dengan pavilion tuan rumah Italy ? Mereka menampilkan restoran-restoran khas negeri Pizza yang terkenal kelezatannya. Sepertinya karena mereka sebagai tuan rumah, pavilion negara ini adalah yang terluas. Ikon WEM 2015 yaitu berupa pohon kehidupan (Tree of life) juga berada disini.

Pavilion Italy

Advertisements

3 thoughts on “World Expo Milan 2015 part 2 : negara-negara benua Eropa

  1. Pingback: World Expo Milan 2015 part 3 : negara-negara benua Asia & Afrika | Memorabilia

  2. Pingback: World Expo Milan 2015 part 4 : Pavilion Indonesia | Memorabilia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s